Ingin Sukses? Kerja Donk!

Siapa orang di dunia ini yang tidak ingin sukses dan bahkan ada bonus kaya raya. Saya rasa bahkan orang bodoh sekalipun ingin menjadi sukses, namun orang bodoh mungkin tidak tahu caranya bagaimana menjadi sukses sementara orang cerdas bisa tahu peluang untuk mendapat kesuksesan.

Saya sendiri di usia yang menginjak 40 tahun ini merasa belum sukses sebagai seorang manusia. Masih banyak impian yang harus saya kejar walau usia tidak muda lagi. Bagi saya usia bukanlah suatu hambatan. Bayangkan saja Presiden Amerika Serikat Donald Trumph mencapai kesuksesan menjadi seorang presiden pada usia 70an tahun. Hal ini menunjukkan bahwa kesuksesan seseorang tidak dilihat dari usia.

Ada beberapa faktor mengapa seseorang ingin meraih kesuksesan diantaranya:

Membahagiaan orang tua dan saudara

Motivasi seseorang meraih sukses tentu beragam. Ada yang menganggap dengan sukses yang diraihnya dia akan dapat membahagiakan orang-orang terdekatnya, menolong sesama serta menciptakan kebaikan lainnya. Hal itu tidak salah kok malah menjadi cambuk agar lebih giat lagi merain kesuksesan. Lihatkan pengusaha muda Tom Liwafa, dengan kesuksesannya dia dapat membantu menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang-orang yang membutuhkan. Ini membuktikan bahwa kesuksesan yang diraih oleh seseorang tidak hanya berdampak pada orang lain melainkan bisa juga berdampak positif bagi sekitarnya.

Sebagai pembuktian kepada orang lain

Ada orang yang ketika susah mungkin pernah dihina oleh teman dan kerabatnya. Jika orang tersebut memiliki pemikiran yang dangkal tentu hinaan akan mengkerdilkan jiwa dan hatinya. Namun jika seseorang memiliki wawasan luas serta hati yang lapang, bisa jadi hinaan yang datang kepadanya justri melecut untuk dirinya bekerja keras lagi sampai kesuksesan menghampiri.

Mewujudkan mimpi

Apakah mewujudkan mimpi harus sukses terlebih dahulu? Sebenarnya tidak juga. Namun jika mimpi Anda harus diraih dengan kerja keras maka tentu saja dapat dikatakan Anda telah meraih kesuksesan tersebut. Contoh saja Anda bermimpi memberangkatkan orang tua beribadah haji. Tidak mungkin orang tua Anda bisa pergi haji detik itu juga jika belum terkumpul sejumlah yang yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai ongkos naik haji.

Lalu apa yang akan Anda lakukan? Tentu saja bekerja dengan giat lalu menabung, kalau perlu berinvestasi agar terkumpul sejumlah uang untuk memberangkatkan orang tua Anda ke tanah suci Mekah. Jadi dengan memberangkatkan orang tua pergi haji bagi Anda adalah suatu kesuksesan dan ikhtiarnya tentu saja bekerja dengan giat.

Ingin Sukses? Kerja Donk!

Saya pernah mendapati statement seseorang yang ingin sekali sukses dalam hidupnya namun dia tak pernah kerja keras. Walaupun kerja namun kerja hanya sebatas menggugurkan kewajiban. Tak ada nilai lebih dari kerja yang dilakukannya. Sisa waktunya hanya dihabiskan bermain games di smartphone. Bagaimana dia bisa mewujudkan keluarga ideal bersama pasangannya dengan memiliki rumah sendiri apabila tidak mengupayakan dengan maksimal.

Tinggalkan komentar